This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 13 April 2011

JENIS-JENIS WINDOWS 7

Seperti pendahulunya, Windows Vista, yang memperkenalkan banyak fitur baru yang kadang tidak begitu diperlukan, Windows 7 ditujukan sebagai sebuah versi upgrade bertahap dalam jajaran sistem operasi desktop, dengan sasaran kompatibel secara penuh dengan aplikasi dan perangkat keras yang didukung oleh Windows Vista. Pembaruan yang terdapat dalam Windows 7 ketimbang Vista adalah desain ulang Windows Shell dengan taskbar yang baru, yang kemudian dikenal dengan sebutan SuperBar, sebuah sistem jaringan rumahan yang disebut dengan HomeGroup, dan banyak peningkatan yang dilakukan dalam sisi kinerja. Beberapa aplikasi yang pada Windows Vista ada, seperti Windows Calendar, Windows Mail, Windows Movie Maker, dan Windows Photo Gallery, pada Windows 7 justru dihilangkan, tapi dimasukkan sebagai sebuah tambahan saja pada paket Windows Live Essentials yang disediakan secara gratis.

Jenis-jenis Windows 7

Windows 7 datang dengan 6 varian, sebagai berikut:
  1. Windows 7 Starter Edition
  2. Windows 7 Home Basic
  3. Windows 7 Home Premium
  4. Windows 7 Professional
  5. Windows 7 Enterprise
  6. Windows 7 Ultimate

Windows 7 Starter Edition

Windows 7 Starter Edition adalah sebuah versi Windows 7 yang memiliki fitur paling sedikit. Tema Windows Aero Desktop yang menjadi ciri dari Windows 7 saja tidak terdapat di dalamnya. Windows 7 Starter Edition hanya ada dalam versi 32-bit, dan tidak memiliki versi 64-bit. Wallpaper desktop juga tidak dapat diganti oleh pengguna. Karena itulah, edisi ini hanya tersedia pada komputer yang dijual oleh para OEM.

Windows 7 Home Basic

Windows 7 Home Basic merupakan sebuah versi Windows 7 yang ditujukan untuk beberapa pasar di negara yang sedang bekembang, seperti Bangladesh, Brazil, Republik Rakyat Cina, India, Indonesia, Meksiko, Pakistan, Filipina, dan Thailand. Di beberapa negara maju, seperti Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Amerika Serikat, Inggris, Selandia Baru, Arab Saudi, Belanda, Uni Emirat Arab, dan Jepang, tidak ada versi Windows 7 Home Basic. Windows Aero beberapa fiturnya telah masuk ke dalam Windows 7 Home Basic, tapi beberapa fitur tidak diaktifkan.

Selasa, 05 April 2011

INTERNET 9.0


Pada tanggal 14 Maret 2011 bertempat di Austin Texas Amerika Serikat, dalam acara konferensi SXSW Interactive, Microsoft secara resmi merilis Internet Explorer versi 9. Dengan iE9, situs web dapat melakukan penyesuaian agar secara khusus dapat ditampilkan di menu Windows 7 seperti sebagai sebuah aplikasi tersendiri dengan ikon di layar memanfaatkan fitur Pinned Sites. Saat ini telah lebih dari 250 situs terkemuka di seluruh dunia memanfaatkan fitur khusus tersebut untuk menghadirkan pengalaman berbeda bagi para pengunjungnya.
Pinned Sites dan JumpList memungkinkan para pengguna menempatkan situs web secara langsung pada Windows 7 Taskbar, seperti halnya pada aplikasi-aplikasi, dan menjalankan berbagai perintah dengan mudah dan cepat terdahap situs-situs, seperti memeriksa inbox mereka, mengganti stasiun radio, menerima undangan seorang teman atau melihat berita penting. Selain 250 situs terkemuka, lebih dari 1.000 situs dan disain lainnya juga memanfaatkan fitur-fitur baru dengan Internet Explorer 9 dan Windows 7.

PROGRAM PASCAL : KONFERSI DESIMAL KE BINER

Program ini elum saatnya untuk kita buat karena menggunakan fungsi-fungsi yang belum di ajarkan.. tetapi sekedar refrensi tak apa lah,,,

Pada bagian awal ini akan dijelaskan dahulu konsep perhitungan konversi dari desimal ke biner. Misalkan diberikan bilangan desimal 17. Untuk langkah konversinya adalah sbb:
Step 1. 17 dibagi 2 mendapatkan 8 sisa 1
Step 2. 8 dibagi 2 mendapatkan 4 sisa 0
Step 3. 4 dibagi 2 mendapatkan 2 sisa 0
Step 4. 2 dibagi 2 mendapatkan 1 sisa 0
Karena pada step terakhir hasil pembagiannya sudah sama dengan 1 (atau dengan kata lain perulangan masih terus dilakukan selama hasil baginya >= 1). Sekarang perhatikan sisa-sisa pembagian pada setiap step. Langkah selanjutnya, susun sisa-sisa bilangan itu mulai dari step terakhir sampai dengan step pertama dan diperoleh  0001. Langkah terakhir adalah menambahkan digit 1 di depan 0001 menjadi 10001. Nah diperoleh bilangan biner dari 17 adalah 10001.
Sekarang konsep di atas akan diimplementasikan ke dalam program Pascal. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara membagi bilangan dengan 2 supaya diperoleh hasil bulat (seperti pada perhitungan 17 dibagi 2 mendapatkan 8). Jangan khawatir… dalam Pascal tersedia operator div. Operator ini digunakan untuk membagi dua bilangan bertipe bulat dan menghasilkan hasil pembagian berupa bilangan bulat pula.
Selanjutnya, karena proses perhitungan di atas dilakukan berulang-ulang maka nantinya akan digunakan

ARITMATIKA BINNER

 Posting sebelumnya di SISTEM BINNER
Seperti pada bilangan desimal, dalam bilangan biner dapat dilakukan operasi aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian.
Penjumlahan Biner
Penjumlahan bilangan biner serupa dengan penjumlahan pada bilangan desimal. Dua bilangan yang akan dijumlahkan disusun secara vertikal dan digit-digit yang mempunyai signifikansi sama di tempatkan pada kolom yang sama. Digit-digit ini kemudian dijumlahkan dan jika jumlahnya lebih besar dari 1, maka ada bilangan yang disimpan, selanjutnya bilangan yang disimpan tersebut dijumlahkan dengan bilangan di sebelah kirinya.
Aturan dasar untuk penjumlahan pada bilangan biner adalah seperti berikut:
0 + 0 = 0
0 + 1 = 1
1 + 0 = 1
1 + 1 = 0, simpan 1
Sebagai contoh akan dijumlah dua bilangan biner 01012 + 00112 hasilnya 10002
tabel-penjumlahan
Terkadang hasil penjumlahan bilangan lebih besar dari 2 jika hal tersebut terjadi, maka bilangan dapat disimpan lebih dari satu tempat, misalnya 1 + 1 + 1 +1 = 0 yang disimpan 10. Contoh soal 00012 + 00112 + 01012 + 01112 hasilnya 100002
tabel-penjumlahan-1
Pada kolom ke 3, bilangan yang disimpan ada dua bilangan yang berasal dari hasil penjumlahan pada kolom ke 5 yang nilai penjumlahannya adalah (100) dan kolom ke 4 yang nilai penjumlahannya adalah (10). Sedangkan bilangan yang disimpan pada kolom 1 dan 2 merupakan bilangan hasil dari penjumlahan pada kolom 3 yang nilai penjumlahannya adalah (100).

MENGENAL ELEKTRONIKA DIGITAL

elektronika digital
Digital adalah suatu terapan ilmu elektronika yang tersusun dari berbagai komponen elektronika. Bisa juga disebut dengan rangkaian elektronika yang membutuhkan aliran listrik atau energi kimia untuk menggerakkan atau membuat benda tersebut berfungsi.Biasanya komponen-komponen digital ini hanya memiliki dua keadaan, 1 ( high, active, true ) dan 0 ( low, nonactive, false ). Pada prakteknya, dunia digital saat ini telah menguasai elektronika dan merupakan suatu "harga" buat suatu komponen elektronika.

Keadaan dalam digital ini berasumsi kepada bilangan biner (1 dan 0). Sistem digital ini bisa kita gambarkan proses biner seperti pada saklar lampu, yang memiliki 2 keadaan, yaitu Off (0) dan On (1). Misalnya ada 10 lampu dengan saklarnya, jika kita membuat saklar itu dinyalakan dalam posisi 1, misalnya, maka ia akan membentuk huruf "gambar", dan jika dinyalakan dalam posisi 0, ia akan membentuk "gambar mati". Begitulah kira-kira biner digital tersebut. Digital hanya berada pada 2 posisi yang berbeda. Hal ini juga sama seperti dengan sistem flip-flop.


Pengelompokan biner dalam komputer selalu berjumlah 8, dengan istilah 1 Byte. Dalam istilah komputer, 1 Byte = 8 bit. Kode-kode rancang bangun komputer, seperti ASCII, American Standard Code for Information Interchange menggunakan sistem peng-kode-an 1 Byte.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...